Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Ketika Penderita Gangguan Jiwa Masih Dipasung

Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Ketika Penderita Gangguan Jiwa Masih Dipasung

Banjarmasin, iloenxnews.com || Film Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai bercerita tentang dokter muda bernama Giandra (Aditya Zoni). Suatu hari, Giandra membaca berita di koran jadul, Javasche Courant.

Berita ini mengisahkan seorang gadis bernama Layla yang dipasung di desa terpencil Karuhun.
Saat Press Conference bersama artis pemeran utamanya.

 

Layla dianggap gila, makanya ia dirantai sebagai ‘obat’. Tapi sebagai dokter, Giandra tidak setuju. Menurutnya, gangguan jiwa harus diobati dengan ilmu kedokteran, bukan cara-cara mistis.

Karena penasaran, Giandra nekat datang ke Desa Karuhun. Di sana, ia bertemu Rikke, jurnalis yang menulis berita itu. Rikke cuma bilang tiga kata misterius: kultur, mistik, dan tahayul.

Meski bingung, Giandra tetap berusaha menolong Layla dengan ilmu dokternya. Tapi, warga desa menolak keras. Mereka percaya Layla hanya bisa sembuh lewat ritual adat.

Di sinilah konflik memanas. Giandra tidak cuma melawan penyakit Layla, tapi juga kepercayaan warga yang sudah mendarah daging.

Helfi sang sutradara memastikan penonton akan merasakan kengerian yang nyata saat menonton film ini.

“Penonton akan diajak merasakan langsung kengerian kisah dua wanita yang dipasung dan tak bisa lari. Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi pengalaman menegangkan,” kata Helfi.

Selain Aditya Zoni, film ini juga dibintangi Aisha Kastolan, Aurelia Lourdes, Muthia Datau, Ajeng Fauziah, Ageng Kiwi dan Fendi Pradana.

Silakan nonton film Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai yang hari ini Sabtu (6/9/2025) sudah tayang di Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin.

(ichal iloenx)