Sampai Titik Terakhirmu, Kisah Nyata Ketulusan Cinta Hingga Akhir Hayat

Sampai Titik Terakhirmu, Kisah Nyata Ketulusan Cinta Hingga Akhir Hayat

Bnajarmasin, iloenxnews.com || Film Sampai Titik Terakhirmu diangkat dari kisah nyata dua kreator konten yang sempat viral karena ketulusan cinta mereka, Albi dan Shella, yang kini dihidupkan kembali lewat akting dari Arbani Yasiz dan Mawar de Jongh.

Saat berlangsung Press Conference para pemain film Sampai Titik Terakhirmu.

Cinta yang Tumbuh di Antara Tawa dan Rasa Sakit

Albi Dwizky adalah seorang perantau pendiam yang tidak berani bermimpi besar. Hidupnya berubah ketika tanpa sengaja ia bertemu Shella, gadis ceria dan atlet yang juga aktif sebagai kreator konten. Dari pertemuan sederhana itu, tumbuhlah kisah cinta yang hangat dan jujur, cinta yang berakar dari kebersamaan, perjuangan, dan ketulusan.

Namun, kebahagiaan mereka diuji ketika Shella didiagnosis menderita kanker ovarium. Di saat waktu terasa semakin singkat, Albi memilih untuk tetap bertahan di sisinya, menemani setiap detik perjuangan Shella melawan penyakitnya.

Kisah ini bukan sekadar tentang cinta yang berakhir tragis, tetapi tentang bagaimana dua jiwa menemukan makna kehidupan dan kasih yang sejati, cinta yang tidak berhenti di akhir, tetapi justru menemukan maknanya di titik terakhir.

Arbani Yasiz memerankan Albi dengan kehangatan dan ketulusan. Ia menampilkan sosok pria sederhana yang penuh cinta, jenaka, namun juga rapuh dan apa adanya. Albi digambarkan sebagai pribadi dengan “golden retriever energy”,  kehadirannya membuat siapa pun merasa aman dan diterima.

Arbani banyak meluangkan waktu bersama Albi asli selama proses persiapan dan syuting.  “Aku enggak mau cuma sekadar mirip. Aku ingin benar-benar memahami kenapa Albi bisa setulus itu,” ungkap Arbani.

Sementara itu, Mawar de Jongh membawakan karakter Shella dengan penuh kedalaman emosi. Sebagai gadis yang ceria dan kuat, Shella menghadapi hidup dengan senyum meski di baliknya tersimpan rasa sakit yang tak terukur. Bagi Mawar, memerankan Shella bukan hanya peran, tetapi sebuah kehormatan untuk membawa kembali semangat dan ketulusan sosok yang kisahnya pernah menyentuh jutaan hati. “Aku belajar kalau Shella enggak pernah kehilangan senyum, bahkan ketika dia tahu sakitnya makin berat,” ujarnya.

Film Sampai Titik Terakhirmu bukan hanya adaptasi dari kisah viral, melainkan perayaan akan kehidupan itu sendiri, sebuah pengingat bahwa cinta sejati tidak pernah benar-benar berakhir, meski waktu memisahkan.

Sampai Titik Terakhirmu sudah tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak Kamis (13/11/2025) hingga masih sampai hai rini Selasa (25/11/2025). Yuk, kita sama-sama nonton di Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin.

(ichal iloenx)