Rasulullah Perintahkan Umatnya Berlaku Jujur dan ‘Bujur’

Rasulullah Perintahkan Umatnya Berlaku Jujur dan ‘Bujur’

Banjar, iloenxnews.com || Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk selalu berlaku jujur dan bujur (bahasa Banjar: benar), karena kejujuran menuntun kepada kebaikan dan surga.

Perintah dan keutamaan berlaku jujur tersebut mengarahkan seseorang pada perbuatan baik, dan kebaikan mengantar ke surga.

Hal ini disampaikan oleh KH. Muhammad Qomaruddin, Pimpinan Majelis Ta’lim Darul Maddah Banjarmasin dan Pondok Pesantren Darul Karim Banjarbaru, pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Ta’lim Raudhatul Muhibbin, di Kediaman H. Junaidi, Jalan Martapura Lama Paal 7,8 Komplek Persada Raya 2 Jalur 4, Nomor 9 RT. 11 B, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (26/8/2026) malam bertepatan dengan 13 Rabiul Awwal 1448 H.

“Orang yang terbiasa jujur akan dicatat oleh Allah SWT sebagai shiddiq (orang yang sangat jujur). Kejujuran dalam ucapan, perbuatan, dan jual beli mendatangkan keberkahan hidup. Kejujuran memberikan ketenangan jiwa, sedangkan kebohongan menimbulkan keraguan dan kegelisahan,” tutur mubaligh yang akrab disapa Guru Busu ini.

Acara dipimpin langsung oleh Al Ustadz Muhammad Rijal Fathoni, S.Pd.I dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Darmansyah.

Hadir dalam peringatan tersebut Habib Husein bin Ali Assegaf, Habib Abdurrahman Assegaf, Habib Syech Assegaf, Habib Salim Assegaf, Habib Soleh AlHabsyi, Habib Abdul Qodir AlHabsyi beserta ratusan jamaah dari berbagai penjuru di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin. Acara dimulai dengan pembacaan Syair Maulid Habsy dari Grup Maulid Darul Maddah, Jalan Kelayan B Gang Gembira, Banjarmasin Selatan.

Junaidi, selaku Ahlul Bait mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini yang bertepatan dengan bulan kelahiran Baginda Nabi.

Junaidi (kiri) didampingi Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK) Sabar Prayetno saat diwawancarai awak media. (foto: ichal iloenx)

“Terima kasih kepada para jamaah semuanya tak terkecuali, yang telah menyempatkan hadir di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tanpa kehadiran kalian acara ini tak akan berjalan lancar,” kata Junaidi.

Sore ini, lanjut Junaidi, kita berkumpul di dalam majelis ini dengan niat ikhlas dan tulus untuk memperingati acara Maulid Nabi agar ada hikmah yang bisa dipetik tentunya.

“Acara Maulid Nabi ini sebagai bentuk rasa syukur dan cinta, pengingat, dan sebagai alat meneladani sikap dan akhlak junjungan kita yakni Nabi Muhammad SAW, serta mengenalkannya kepada generasi muda lewat pembacaan shalawat, ceramah, dan lainnya,” sambungnya.

“Diharapkan dengan adanya peringatan Maulid Nabi ini kita kembali memiliki semangat juang dalam beribadah kepada Allah, dan mempertahankan akidah dan akhlak kita,” pungkas Junaidi.

(ichal iloenx)