Pencarian Terakhir 2025, Jejak Hilangnya Sang Ibu di Gunung Sarangan

Pencarian Terakhir 2025, Jejak Hilangnya Sang Ibu di Gunung Sarangan

Banjarmasin, iloenxnews.com || Film horor misteri Pencarian Terakhir 2025 kembali hadir di layar lebar, melanjutkan kisah tragedi Gunung Sarangan yang menghantui satu keluarga lintas generasi. Sekuel ini menampilkan perjuangan Tito, seorang ayah yang harus menghadapi trauma masa lalunya.

Putrinya, Drupadi, nekat menapaki jejak ibunya untuk mengungkap misteri yang selama ini tersimpan di gunung angker tersebut. Kisah dalam film ini memadukan ketegangan, misteri, dan drama keluarga, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang seru dan penuh emosi.

Suasana saat Press Conference Film Pencarian Terakhir.

Setiap adegan menegangkan membawa penonton menyusuri misteri Gunung Sarangan, sekaligus menyaksikan perjuangan seorang ayah dan keberanian seorang anak menghadapi masa lalu.

Sinopsis Film Pencarian Terakhir 2025

Film Pencarian Terakhir 2025 hadir sebagai sekuel yang melanjutkan kisah misteri Gunung Sarangan, setelah film pertamanya tayang pada 2008. Mengambil benang merah tragedi lintas generasi, film ini kembali menyuguhkan ketegangan dan drama keluarga yang mendalam.

Pada film pertama, Sita dikejutkan kabar hilangnya adiknya, Gancar, yang tidak kunjung melapor ke pos Jagawana Gunung Sarangan bersama rombongan pendaki selama dua hari. Bersama Oji, Sita segera mendaki gunung angker itu untuk mencari Gancar.

Tanpa sepengetahuan mereka, Tito, yang selama ini menghindari pendakian karena trauma kehilangan sahabatnya, Norman, ikut terlibat setelah dibujuk Bagus. Lima sahabat, Sita, Tito, Oji, Bagus, dan Bernard, menelusuri Gunung Sarangan, berhadapan dengan misteri dan bahaya yang pernah menghantui mereka.

Lima belas tahun berselang, film Pencarian Terakhir 2025 melanjutkan kisah dari perspektif baru. Tito kini menjadi ayah bagi Drupadi, atau Dru, remaja yang hidupnya berubah drastis sejak ibunya, Sita, hilang di Gunung Sarangan.

Luka lama membuat Tito tumbuh menjadi sosok ayah dingin dan berjarak. Namun, di usia 17 tahun, Dru nekat menapaki jejak ibunya. Bersama sahabat dan kekasihnya, ia mengikuti trail run di pegunungan, yang kemudian berubah menjadi teror ketika rombongan diganggu sosok misterius bernama Ki Tapa.

Hilangnya Dru memaksa Tito kembali ke gunung yang sama, tempat ia berkali-kali kehilangan orang terdekat. Dalam pencarian itu, ia harus menghadapi misteri Gunung Sarangan yang gelap dan tak masuk akal, sekaligus menantang trauma masa lalunya.

Sekuel ini mempertemukan dua generasi dalam satu garis cerita, yaitu perjuangan seorang ayah menebus kesalahan masa lalu, dan keberanian seorang anak menyingkap kebenaran tentang ibunya. Penasaran bagaimana jalan ceritanya?

Jangan lupa nonton filmnya di Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin hari ini, Ahad (31/8/2025). Rugi kalo kada nonton…
(ichal iloenx)