Nawang Wijayati: Kami Komitmen Bangkit Bersama Perempuan Indonesia, Bekerja Bersama Merangkul Semua

Nawang Wijayati: Kami Komitmen Bangkit Bersama Perempuan Indonesia, Bekerja Bersama Merangkul Semua

Banjarmasin, iloenxnews.com || Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Nawang Wijayati, S.H., M.H. mengingatkan seluruh perempuan Indonesia, khususnya Kalsel agar memaknai peringatan Hari Ibu sebagai hari perjuangan menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.

Hal ini disampaikannya pada Peringatan ke-97 Hari Ibu 2025 yang diselenggarakan DPW PPLIPI Kalsel di Imperial Ballroom, lantai 5 Hotel Roditha, Jalan Pangeran Antasari, Pasar Pagi, Nomor 41, Kelurahan Kelayan Luar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalsel, Ahad (21/12/2025) petang.

“Melalui tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, semoga perempuan Indonesia terus menginspirasi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” kata Nawang.

Ia menegaskan, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral agar perempuan Indonesia, khususnya Kalsel, terus mengambil peran strategis dalam pembangunan keluarga, masyarakat, serta menjaga nilai-nilai budaya Banua di tengah dinamika zaman.

“Melalui momentum Hari Ibu ini, DPW PPLIPI Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus bangkit bersama perempuan Indonesia, bekerja bersama merangkul semua pihak, tanpa membedakan latar belakang demi terciptanya kolaborasi yang kuat bagi kemajuan daerah dan bangsa,” kata perempuan kelahiran Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 28 November 1973 yang berprofesi sebagai advokat ini.

Sementara itu, ditemui di momen yang sama, Ketua Paduan Suara DPW PPLIPI Kalsel, Hj. Martha Santang senada menambahkan bahwa sosok ibu adalah sumber keteladanan yang berperan penting dalam membentuk generasi emas dan penerus bangsa.

Hj. Martha Santang. (foto: ichal iloenx)

“Ibu adalah sumber kekuatan dan keteladanan dalam keluarga, berperan membentuk generasi penerus bangsa yang mandiri, cerdas, dan berakhlak mulia,” kata perempuan cantik asal Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaririn Barat, Kalimantan Tengah yang kini sukses menjadi pengusaha bidang transportir Bahan Bakar Minyak ini.

Sebagai perempuan karier, ia tak mau kalah dengan kaum laki-laki. Namun bukan berarti ia menghilangkan kodrat sebagai ibu dari 4 orang anak. Isteri dari H.M. Amien Santang ini membuktikan kalau dirinya bisa sukses sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai pebisnis.

Dalam momentum Hari Ibu 2025, mantan model ini berharap ibu-ibu di dunia ini selalu dihargai terutama oleh anak-anaknya. Karena di zaman sekarang ini anak-anak sepertinya kurang menghargai orangtuanya. “Seperti yang sering kita lihat, tonton dan baca di sosial media yang baru-baru ini berita yang sangat viral, seorang anak yang tega menghabisi nyawa ibunya,” ujar Martha menyayangkan.

“Semoga dengan Hari Ibu ini kita bisa menjadikan anak-anak kita di lingkungan rumah kita sendiri menjadi anak-anak yang berbakti terhadap kedua orang tua, terutama kepada ibunya. Tidak ada lagi anak-anak yang tega dan kasar terhadap ibunya,” pungkas Komisaris PT. Metro Mitra Perdana dan PT. Marindo S ini.

Acara juga dimeriahkan dengan fashion show antar anggota DPW PPLIPI Kalsel dengan membawakan busana sasirangan dan busana sesuai profesinya. Ada yang berjalan di catwalk memakai kostum ibu rumah tangga, dokter, kontraktor, instruktur senam, seragam ASN, baju dinas camat, jubah advokat, notaris dan lainnya. Selain itu juga ada ketangkasan mewarnai gambar kartun dengan menggunakan pasir warna.

Turut hadir para undangan diantaranya dari Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Provinsi Kalsel, Staf Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Kalsel, Nur Sulaiman Community (NSC), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPLIPI Kabupaten Barito Kuala, Forum Komunikasi Wanita Ikatan Kerukunan Keluarga Hulu Sungai Selatan (FKW IKK HSS) Banjarmasin, dan Srikandi Pemuda Pancasila (SPP).

(ichal iloenx)