Banjarmasin, iloenxnews.com || Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Nonformal (HISPPI PNF) Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), Sabtu (4/7/2026) di 52 Slidelines, Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan menggabungkan pertemuan luring dan daring melalui Zoom Meeting serta diikuti oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HISPPI PNF, pengurus HISPPI PNF Kalsel, serta para pendidik, instruktur, penguji, dan pegiat pendidikan nonformal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan dari Sudirwo, S.E., M.M. selaku Karteker HISPPI PNF Kalsel sekaligus Koordinator Wilayah V (Kalimantan). Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda merupakan bagian dari proses revitalisasi organisasi guna mengaktifkan kembali HISPPI PNF Kalsel sebagai wadah profesi bagi pendidik, instruktur, dan penguji pendidikan nonformal.

Musda secara resmi dibuka oleh Rifyanto Bakri, S.IP., M.M., Ketua Umum DPP HISPPI PNF. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya memperkuat organisasi profesi sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal di Indonesia.
“Amanah yang telah diberikan oleh peserta Musda merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Saya meyakini kepengurusan yang baru akan membawa HISPPI PNF Kalimantan Selatan menjadi organisasi yang semakin maju, solid, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan nonformal,” ujar Rifyanto Bakri.

Selanjutnya, Jasman Rasyid, S.E., S.Kom., Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP HISPPI PNF, memberikan arahan teknis mengenai pelaksanaan Musda, mekanisme persidangan, serta pembentukan kepengurusan yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Musda turut dihadiri oleh H. Hereansyah, S.P., serta para pendidik, instruktur, penguji, dan pegiat pendidikan nonformal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Sidang Musda diawali dengan penetapan peserta, tata tertib, dan agenda sidang, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan serta harapan peserta terhadap pengembangan HISPPI PNF Kalimantan Selatan agar menjadi organisasi profesi yang aktif, adaptif, dan mampu menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Agenda utama Musda adalah pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HISPPI PNF Kalsel Periode 2026–2030. Melalui mekanisme musyawarah mufakat, seluruh peserta secara bulat menetapkan Farid Faturrahman, S.T., M.E. sebagai Ketua DPD HISPPI PNF Kalsel Periode 2026–2030.

Selain menetapkan Ketua DPD, Musda juga menyepakati susunan pengurus inti HISPPI PNF Kalimantan Selatan Periode 2026–2030 sebagai berikut:
Ketua : Farid Faturrahman, S.T., M.E.
Wakil Ketua I : Desy Hairina, S.Pd., M.Pd.
Wakil Ketua II : Ali Fitroni, S.Pd.
Sekretaris : Armayani, S.Kom.
Wakil Sekretaris : Yuliani, S.E., M.M.
Bendahara : Hj. Rita Mahrida, S.Farm., S.Kom.
Wakil Bendahara : Hj. Najmi Atus Saadah, S.Pd.

Susunan kepengurusan tersebut selanjutnya akan dilengkapi dengan bidang-bidang organisasi sesuai kebutuhan HISPPI PNF Kalimantan Selatan guna mendukung pelaksanaan program kerja selama masa bakti 2026–2030.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DPD terpilih, Farid Faturrahman, S.T., M.E., mengajak seluruh anggota HISPPI PNF Kalimantan Selatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun organisasi.

“Terpilihnya kepengurusan baru merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bersama untuk membawa HISPPI PNF Kalimantan Selatan ke arah yang lebih baik. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersatu, menjaga kekompakan, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun dan membesarkan HISPPI PNF Kalimantan Selatan sebagai organisasi profesi yang semakin aktif, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, serta kemajuan pendidikan nonformal di Kalimantan Selatan,” ungkap Farid.

Ia menambahkan bahwa kepengurusan yang baru akan fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi anggota melalui seminar, pelatihan, dan kegiatan ilmiah, memperluas jejaring organisasi hingga tingkat kabupaten/kota, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, lembaga pelatihan, dan berbagai mitra strategis lainnya.

Secara terpisah, Ketua Umum DPP HISPPI PNF, Rifyanto Bakri, S.IP., M.M., juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ketua DPD beserta jajaran pengurus inti HISPPI PNF Kalimantan Selatan Periode 2026–2030.

“Semoga kepemimpinan ini senantiasa dijiwai oleh semangat Waja Sampai Kaputing dan Kayuh Baimbai, sehingga HISPPI PNF Kalimantan Selatan mampu menghadirkan karya nyata bagi kemajuan pendidikan nonformal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Rifyanto Bakri.

Beliau juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepengurusan baru akan mampu membawa HISPPI PNF Kalimantan Selatan menjadi organisasi profesi yang semakin maju, solid, profesional, inovatif, dan menjadi mitra strategis dalam pengembangan pendidikan nonformal di Kalimantan Selatan.

Melalui Musda ini, HISPPI PNF Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi profesi yang adaptif, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nonformal serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.

Musyawarah Daerah ditutup dengan semangat kebersamaan serta komitmen seluruh peserta untuk mendukung kepengurusan baru dalam menjalankan amanah organisasi. Dengan kepengurusan periode 2026–2030, HISPPI PNF Kalimantan Selatan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang profesional, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nonformal di Kalimantan Selatan.

Tentang HISPPI PNF
Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Nonformal (HISPPI PNF) merupakan organisasi profesi yang mewadahi pendidik, instruktur, pelatih, tutor, fasilitator, dan penguji pada bidang pendidikan nonformal. HISPPI PNF berkomitmen meningkatkan kompetensi anggotanya, memperkuat jejaring profesi, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan nonformal dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
(ril/ichal iloenx)

