Dinner with Conny Dio, Pukau Pengunjung Station Corner

Dinner with Conny Dio, Pukau Pengunjung Station Corner

Banjarmasin, iloenxnews.com || Penggemar musik yang intens mengapresiasi musik Tanah Air, pasti kenal penyanyi legendaris yang satu ini, Conny Dio. Beberapa hits yang dilantunkan penyanyi yang tenar awal tahun 1990-an ini, di antaranya Setitik Air, Cinta Kita, dan Langkah Pasti.

Dengan karakter vokal melengking dan serak-serak basah, lagu yang dibawakan penyanyi kelahiran setengah abad silam itu, begitu khas. Tak heran jika lagu-lagu Conny melegenda dan selalu meresap di ingatan fans-nya.

Nah, kerinduan fans terhadap penampilan khas Conny terobati saat dia tampil di Station Corner (SC) Café & Resto, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Ahad (26/7/2026) malam.

Saat tampil di depan penggemarnya,  Conny tetap tampil enerjik. Dengan tampilan kasual putih dan penguasaan panggung mumpuni, Conny mampu menyedot perhatian penonton. Fans Conny tersihir dengan suara empuk penyanyi asal Cimahi itu. Mereka bareng-bareng nyanyi bersama lagu-lagu hits Conny zaman lawas.

3 lagu hits andalan Conny era awal 1990-an mengalir, jernih. Dibuka dengan lagu ciptaan Deddy Dores tahun 1989 Setitik Air, dilanjutkan dengan tembang Cinta Kita yang berduet dengan Vokalis Edane Ervin Nanzabakri yang tak lain adalah sepupu sekali Conny Dio. Selanjutnya lagu Langkah Pasti (Istana Menanti).

Suasana break, tiba-tiba dari arah dalam café Conny menjemput pasangan suami istri owner SC, Ewie Djapri dan Andre Hermawan. Ya, ternyata malam itu tepat jelang ulang tahun ke-54 Ewie Djapri. Melantunlah lagu legendaris milik  Jamrud, Selamat Ulang Tahun.

Selanjutnya penampilan music cadas dari Ervin membawakan lagu legendaris milik Edane, Ikuti dan Kupikir Kau Segalanya ? (Kau Maniz Kau Ibliz). Ditingkahi dengan para pengiring musisi mumpuni Banua milik SC Band. Di posisi pencabik Lead Gitar ada Cicim, pembetot Bass Pay, pemencet Keyboard Imam, penabuh Drum Ajay dan Rhythm Firman.

Penampilan ditutup dengan lagu milik Inka Christie tahun 1991, Gambaran Cinta dan Takut punya Anggun C. Sasmi tahun 2006. Semua lagu yang dibawakan Conny malam itu terlihat tampil  begitu prima, tak jauh berbeda dengan 28 tahun silam.

Ditemui seusai tampil di panggung, Conny kepada iloenxnews.com , mengungkapkan, penampilannya di SC ini jadi momen untuk mengobati kerinduannya tampil di depan fans.

“Aku rindu momen begini. Bisa jumpa fans. Interaksi dengan fans bisa lebih intens. Aku tak akan melupakan fans yang begitu setia mendukung karier nyanyiku,” ujar Conny, sembari senyum simpul dan mengerlingkan matanya yang sayu.

Ditanya aktivitas keartisannya saat ini, Conny menuturkan, dia masih tetap eksis di khasanah musik Nusantara. Tawaran manggung, kata dia, masih terus mengalir.

SC ini selalu hebat, selalu spektakuler. Sangat berani memanggil artis hebat, artis-artis yang mendunia nanti di SC yang baru. Pokoknya selamat buat SC yang baru, semoga cepat buka, selalu ramai dan pelanggannya semakin banyak,” harap penyanyi kelahiran 15 Juni 1975 ini.

Sementara itu pasangan suami istri owner SC, Ewie Djapri dan Andre Hermawan menegaskan dan memohon doa agar SC yang baru bisa buka di Bulan Agustus 2026 di daerah Kayutangi. “Kini masih dalam tahap finishing pengerjaan, agar interior dan suasananya bisa lebih memanjakan pelanggan, terlebih lahan parkir yang sangat luas. Tunggu aja konsep baru dari kami,” pungkas Ewie Djapri.

(ichal iloenx)