Bukber Majelis Ta’lim Raudhatul Muhibbin – FKPWK Membludak di Luar Perkiraan

Bukber Majelis Ta’lim Raudhatul Muhibbin – FKPWK Membludak di Luar Perkiraan

Banjar, iloenxnews.com || Jelang Maghrib, ratusan warga Jalan Martapura Lama Paal 7,8 Komplek Persada Raya 2 dan sekitarnya beserta para undangan dari luar memenuhi Majelis Ta’lim Raudhatul Muhibbin, Kediaman Junaidi di lokasi setempat Jalur 4, Nomor 9 RT. 11 B, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, malam Jum’at (5/3/2026).

Pengajian yang digelar rutin saban bulan ini, kali ini dibarengi dengan Buka Puasa Bersama (bukber) seluruh Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK).

Al Ustadz Muhammad Rijal Fathoni, S.Pd.I. (pegang mikropon) saat memberikan tausiyahnya jelang bukber. (foto: ichal iloenx)

Sebelum bukber, disampaikan tausiyah oleh Al Ustadz Muhammad Rijal Fathoni, S.Pd.I. Ia mengungkapkan Ramadhan merupakan penghulu dari segala bulan. Ramadhan bulan yang penuh keberkahan, rahmat dan ampunan. Ramadan juga satu dari empat bulan yang Allah SWT pilih dari 12 bulan dalam kalender Islam. Bulan Ramadan adalah anugerah dan nikmat yang agung yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.

“Di dalamnya terdapat keutamaan- keutamaan dan hikmah khusus yang diberikan Allah kepada hambanya yang ikhlas dan tulus menjalankan ibadah puasa, serta ibadah-ibadah lainnya. Karena itu, sudah sepantasnya tiap Muslim menyambut gembira dengan datangnya Bulan Ramadhan. Muslim sudah seharusnya memberikan pelayanan yang terbaik, khidmat yang terbaik dan menyambutnya untuk tamu istimewa tersebut,” ujar Ustadz Rijal.

Suka cita, gembira, dan bersenang akan masuknya Ramadhan sudah wajar dilakukan karena Allah memang sudah menjadikan bulan ini untuk umat Muhammad SAW. Bulan di mana keutamaan dan kenikmatan seolah tak berujung tanpa batas hanya diberikan Allah untuk umat Nabi Muhammad. Seperti disebutkan dalam hadits berikut:

قال النبي صلى الله عليه وسلم: من فرح بدخول رمضان حرم الله جسده على النيران

Artinya: “ Barang siapa senang dengan masuknya dan datangnya bulan Ramadlan, maka Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka”. (Durratun Nasihin).

Lebih lanjut, Ustadz Rijal menyampaikan Hadits menyambut Ramadhan yang populer lainnya yakni dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka serta dibelenggunya setan. Hadits ini diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَ غُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ

“Apabila datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka,dan setan-setan diikat (dibelenggu).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jelang detik berbuka, Habib Husain bin Assegaf memimpin doa bersama, menekankan kemuliaan Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan keberkahan bagi umat.

Selaku tuan rumah sekaligus Pembina DPP FKPWK Junaidi menyoroti pentingnya menjaga hubungan kemanusiaan dalam hidup bermasyarakat. Baginya, kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi tantangan sosial saat ini.

Junaidi. (foto: ichal iloenx)

“Berbagi di bulan Ramadhan adalah kewajiban sekaligus kebahagiaan. Jika ada kelebihan, sudah sepatutnya kita saling memberi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Junaidi di hadapan para tamu undangan.

Undangan yang berhadir diberikan souvenir dari tuan rumah. Sarung untuk laki-laki dan jilbab untuk perempuan. Ada 500an lebih tamu yang datang.

Ketua Harian DPP FKPWK, Dr. Drs. Akhmad Murjani, M.Kes., S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa esensi utama dari pertemuan ini adalah untuk merobohkan sekat-sekat formalitas antar-pengurus dan masyarakat.

Dr. Drs. Akhmad Murjani, M.Kes., S.H., M.H. (foto: ichal iloenx)

“Kita semua adalah saudara. Semoga dengan agenda ini, kekerabatan kita semakin meningkat dan kita semua mendapat pahala serta berkah dari Allah SWT. Kami berharap ke depannya kegiatan sosial FKPWK bisa lebih meningkat lagi,” ujar Murjani.

Adv.H. Rachmad Fadillah, S.H. (foto: ichal iloenx)

Ketua Umum DPP FKPWK Adv.H. Rachmad Fadillah, S.H. memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran masyarakat yang membludak, melampaui perkiraan sebelumnya. Ia mengimbau seluruh elemen organisasi untuk menjadikan momen ini sebagai fondasi hubungan yang positif ke depan.

“Mari kita kuatkan hubungan silaturahmi agar terjalin hubungan yang positif,” pungkasnya.

(ichal iloenx)