Jogjakarta, iloenxnews.com || Konser musik rock berskala internasional JogjaROCKarta yang tengah digelar di Stadion Kridosono, Kota Jogja pada Sabtu-Ahad, (6-7/12/2025) hari ini merupakan edisi terakhir JogjaROCKarta yang telah mengudara sejak 2017 silam.

JogjaROCKarta edisi ke-8 kali ini mengusung tema The Majesty of Rock, Crowned in Jogja. Gelaran ini mempertemukan musisi rock dari dalam maupun luar negeri.

Beberapa musisi rock yang menyemarakkan JogjaROCKarta edisi ke-8 seperti Loudness (heavy metal, Jepang), Anthrax (thrash metal, AS), Ugly Kid Joe (alternative metal, AS), dan The HU (folk metal, Mongolia). Kemudian musisi Indonesia ada Jamrud (Cimahi), Banhasir Kaisar (Solo), Andromedha (Surabaya), dan Rolland Band (Jogja).

Founder Rajawali Indonesia, selaku penyelenggara JogjaROCKarta, Anas Alimi, berterima kasih kepada seluruh pecinta musik cadas yang telah membersamai selama delapan edisi JogjaROCKarta.

“JogjaROCKarta bagi kami sudah cukup, dan kami harus berhenti. Kami tidak bisa melawan waktu pada akhirnya, dan ini menjadi keputusan yang berat bahwa JogjaROCKarta harus undur diri,” kata Anas saat jumpa pers di Kotabaru, Kota Jogja, Jumat (5/12/2025).

“Ini terakhir, mudah-mudahan besok diberikan kelancaran dan sesuai dengan ekspektasi semua. Ini bukan pamitan yang sedih, justru ini adalah pamitan yang kita rayakan. Besok kita rayakan,” lanjutnya.

Anas turut menjelaskan makna filosofi tema The Majesty of Rock, Crowned in Jogja. Dia menyebut maknanya lantaran band-band yang menyemarakkan JogjaROCKarta tahun ini merupakan band-band rock ternama di Indonesia maupun internasional.

“Kita menganggap bahwa band-band yang kita undang adalah memang band majesty. Karena ini terakhir, maka kita bikin tema yang harus megah. Jadi filosofinya yang terakhir itu tidak boleh turun, tapi harus naik,” ungkapnya.

Sementara CEO Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, menambahkan ada yang berbeda di gelaran terakhir JogjaROCKarta. Dia menyebut pihaknya telah membuka lelang gitar bertanda tangan milik Scott Ian, riffmaster legendaris dari band thrash metal Anthrax. Lelang telah dibuka Jumat (5/12) pukul 08.00 WIB, dan ditutup Sabtu (6/12) pukul 20.00 WIB.

“Sebenarnya itu adalah ide kami dari Rajawali Indonesia. Ide lelang gitar ini datang karena kita ikut berduka dengan kondisi bencana yang terjadi di Sumatera dan Aceh,” katanya.

“Seluruh hasil lelangnya kita salurkan 100 persen ke seluruh saudara kita di Sumatera dan Aceh. Proses lelangnya masih berjalan dan akan kita salurkan ke saudara kita yang terdampak bencana,” lanjutnya.

Di sisi lain, Whitfield Crane vokalis band Ugly Kid Joe mengungkapkan perasaannya perdana tampil di Jogja.
