
Lewat sentuhan horor yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Riba menghadirkan kisah yang bukan hanya menegangkan, tetapi juga penuh pesan moral. Sutradara Adhe Dharmastriya, yang dikenal melalui Iblis dalam Kandungan dan Bangsal Isolasi, kembali memperlihatkan kepiawaiannya meramu ketegangan.

Dengan jajaran pemain yang kuat seperti Ibrahim Risyad, Fanny Ghassani, dan Jajang C. Noer, film berdurasi 95 menit ini menawarkan pengalaman horor yang intens sekaligus emosional. Naskah garapan Titien Wattimena membuat Riba terasa hidup dan relevan dengan realitas sosial.

Sinopsis Film Riba
Film Riba mengikuti kisah Sugi, seorang petani yang hidup sederhana bersama istrinya Rohmah, kedua anak mereka, Dimas dan Bening, serta ibu mertuanya, Lastri. Kehidupan keluarga kecil ini awalnya berjalan damai hingga Sugi terjerat utang riba kepada seorang juragan bengis.

Panen tembakau yang gagal dan tekanan kebutuhan hidup membuat Sugi semakin terpojok, dihantui ancaman dari si pemberi utang. Dalam situasi penuh putus asa, sahabat lamanya, Muji, datang membawa tawaran kelam, ritual pesugihan “Getih Anak”, sebuah praktik terlarang yang menjanjikan kekayaan instan.

Ritual itu dipimpin oleh dukun lokal, Mbah Darso, dan menuntut pengorbanan darah keturunan pemohon. Ketika Sugi mendengar tangisan anaknya di tengah prosesi, naluri seorang ayah membuatnya membatalkan ritual tersebut.

Pembatalan itu justru membawa keanehan. Masalah finansial Sugi terselesaikan satu per satu secara misterius, utangnya lunas, panennya melimpah, dan rezeki mengalir tanpa penjelasan. Namun keajaiban itu hanyalah awal dari bencana yang jauh lebih besar.

Iblis pesugihan yang telah dipanggil menuntut pembayaran atas “kekayaan pinjaman” tersebut. Teror gaib mulai menyerang keluarga Sugi, mengancam nyawa mereka satu per satu.
Untuk keluar dari lingkaran setan itu, Sugi mencari bantuan seorang ustaz yang berusaha memutus perjanjian gelap tersebut. Namun pertarungan antara keputusasaan, godaan kekayaan instan, dan kekuatan gelap membuat jalan keluar jauh lebih sulit dari yang dibayangkan.

Fanny Ghassani sebagai Rohmah
Wafda Saifan sebagai Muji
Emilat Morshedi sebagai Bening
Kevin Danu sebagai Dimas
Jajang C. Noer sebagai Lastri
Pritt Timothy sebagai Mbah Darso
Deden Bagaskara sebagai ustaz
Andre Geovano sebagai Juragan
(ichal iloenx)
