Perpisahan MAM 1: Melangkah Pasti Menggapai Mimpi dan Ridho Ilahi

Perpisahan MAM 1: Melangkah Pasti Menggapai Mimpi dan Ridho Ilahi

Banjarmasin, iloenxnews.com || Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Banjarmasin mengangkat tema perpisahan “Melangkah Pasti Menggapai Mimpi dan Ridho Ilahi”. MAM 1 Banjarmasin menggelar perpisahan sangat berbeda konsep dengan sekolah lain yang ada di Banjarmasin. Mereka memakai konsep ada wisuda Tahfidz Qur’an dengan tujuan meluluskan generasi yang insani dan berakhlak mulia.

Kepala MAM 1 Banjarmasin Dra. Fatmawati memberikan pesan kepada para murid yang lulus agar  menjadi orang yang sukses, yang sesuai harapan. “ Ini pencapaian MAM 1 yang terbesar selama 3 tahun terakhir. Kalau untuk jumlah siswa itu fluktuatif, ada yang banyak, ada yang turun dan ini Alhamdulillah yang di tahun ketiga meningkat setelah memang ada turun kemarin, kemudian meningkat pencapaian tapi kami berharap tahun depan itu akan lebih bertambah lagi,” kata Fatmawati.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua guru yang selama ini telah mendidik dn membimbing murid penuh semangat dan kasih sayang sudah seperti anak sendiri.

“MAM 1 merubah pola pembelajaran yang selama ini dengan menambahkan metode keterampilan plus untuk bekal para siswa kelas lulus untuk mendapatkan pekerjaan apabila tidak melanjutkan kuliah,” ujarnya.

Hj Maisarah, S.Pd., M.Pd. selaku Pengawas Sekolah Tingkat Madrasah Aliyah di Banjarmasin menjelaskan hal pandangan pendidikan di Madrasah Aliyah, tujuan utamanya adalah integrasi ilmu selain ilmu juga tentang agama.

“Jadi apa yang ada kurikulum di sekolah SMA itu, semuanya ada di Madrasah Aliyah. Ditambah lagi dengan agama yang 5 macam seperti SKI, Bahasa Arab, dan seterusnya. Kemudian keseimbangan kurikulumnya itu seperti yang saya sebutkan tadi, bahwa semua yang kurikulum di SMA itu ada di Madrasah Aliyah plus agama tadi,” ujarnya.

Muhammad Raysandi, salah satu siswa terbaik prestasi mengaku bangga menjadi siswa di MAM 1 Banjarmasin, karena banyak ilmu yang diterima dan didapatkan seperti adab, attitude, sopan santun bahkan yang lebih penting menurutnya bisa menjadi siswa dengan Tahfidz Qur’an.

(ichal iloenx)