Kaleidoskop 2025: 25 Personel Polisi Kalsel Dipecat Sepanjang Tahun Ini

Kaleidoskop 2025: 25 Personel Polisi Kalsel Dipecat Sepanjang Tahun Ini

Banjarmasin, iloenxnews.com || Sebanyak 25 personel polisi dipecat Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang tahun 2025. Mereka dikenakan berbagai sanksi, pidana maupun sanksi kode etik.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan,S.I.K., S.H., M.H (kedua dari kanan) memebrikan keterangan pers di hadapan para awak media, didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K., M.H (kiri). (foto: ichal iloenx)

Data tersebut dipaparkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan,S.I.K., S.H., M.H dalam giat Rilis Akhir Tahun di Aula Polda Kalsel, Jalan Bina Praja Timur, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjar Baru, Kalsel, Selasa (30/12/2025) sore. Menurutnya, di tahun ini pemecatan terhadap anggota dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) cukup banyak.

“Sepanjang 2025, kita sudah melakukan PTDH yang banyak, artinya kita berikan sanksi baik itu pidana maupun kode etik dari berbagai pelanggaran,” katanya.

Pelanggaran personel yang dimaksud kapolda mulai dari narkotika, personel tak profesional hingga pembunuhan yang dilakukan oleh Muhammad Seili, anggota Polres Banjarbaru yang membunuh mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Rabu (24/12/2025) dini hari. Seili pun sudah dipecat dari kepolisian sejak Senin (29/12/2025) melalui sidang kode etik di Polres Banjarbaru.

Kapolda menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk mengungkap kasus-kasus yang menonjol di wilayah hukum di Polda Kalsel. Termasuk kasus yang menyeret anggota Polri baru-baru ini.

“Sudah kami buktikan, tidak ada yang ditutup-tutupi, kami transparan. Kalau ada pertanyaan dan ada kritik kami terima,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi, sepanjang tahun 2025 Polda Kalsel sudah menangani sedikitnya 6.097 kasus tindak kriminal. Angka ini turun sebesar 7,76 persen jika dibandingkan pada tahun 2024 sebanyak 6.610 kasus tindak kriminal.

Untuk kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas), sepanjang tahun 2025 tercatat ada 837 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 257 orang. Angka ini turun jika dibanding tahun lalu sebanyak 924 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 378 orang.

Dari total sebanyak 5.538 kasus kejahatan, kejahatan konvensional masih tertinggi sepanjang tahun 2025, sebanyak 3.769 kasus. Walau demikian, angka ini turun jika dibanding tahun lalu sebanyak 4.040 kasus.

Terakhir, untuk penanganan tindak pidana peredaran narkotika, sepanjang tahun 2025 Polda Kalsel mencatat jumlah tindak pidana sebanyak 1.554 kasus. Sementara untuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika sebanyak 1.235 kasus, dengan total barang bukti berupa sabu sebanyak 379.625,13 gram.

(tim/red)